Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Essay Bahasa Inggris dan Tips Cara Menulisnya

contoh-essay-bahasa-inggris
sumber : canva.com

Kemampuan membuat essay Bahasa Inggris sangat penting untuk dikuasai dengan baik, karena essay berbahasa inggris seringkali dibutuhkan dalam berbagai keperluan.

Misalnya untuk melengkapi persyaratan pendaftaran masuk Universitas atau Beasiswa di luar negeri, tugas perkuliahan, hingga untuk keperluan kompetisi perlombaan antar Sekolah maupun Perguruan Tinggi.

Proses membuat essay berbahasa inggris bukanlah hal yang mudah, selain diperlukan kemampuan menggunakan Bahasa Inggris, isi dan susunan kalimat dalam essay juga harus dibuat dengan baik, tepat dan menarik disesuaikan dengan keperluan pembuatannya.

Dengan hal tersebut diharapkan dapat tercipta essay Bahasa Inggris dengan hasil yang terbaik, dan bisa membantu mencapai tujuan yang diinginkan.

Mengingat pentingnya keperluan tersebut, maka di dalam artikel ini kita akan membahas sedikit tips menulis yang efektif sekaligus memberikan contoh essay bahasa inggris yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan misalnya beasiswa, dan sebagainya.

Mari kita awali dengan memahami bagaimana tips menulis essay dalam bahasa inggris berikut ini.

Kamu Mungkin Butuh Ini : 

Cara Menulis Essay Bahasa Inggris

1. Tentukan untuk Apa Essay tersebut Dibuat?

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, Essay dapat digunakan untuk keperluan yang bermacam-macam.

Setiap keperluan tersebut setidaknya akan mempengaruhi gaya penulisan, isi essay dan opini yang menggambarkan sudut pandang kita di dalam essay yang dibuat.

Misalnya, essay yang digunakan untuk keperluan beasiswa cenderung lebih banyak menyampaikan tentang diri kita sendiri, sedangkan untuk keperluan kompetisi tentu akan lebih banyak memuat data-data yang akan mendukung opini dan penyampaian sudut pandang kita terhadap topik/ masalah yang dibahas.

Untuk itu, langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat essay bahasa inggris adalah menentukan tujuan pembuatan essay tersebut.

2. Melakukan Riset Data dan Menentukan Topik Spesifik

Setelah tujuan pembuatan sudah bisa diidentifikasi, selanjutnya perlu mencari data-data pendukung untuk menentukan Topik. 

Keduanya merupakan satu kesatuan, namun bisa ditukar mana yang bisa dilakukan terlebih dahulu sesuai kondisi.

Misalnya, dalam kompetisi biasanya topik essay sudah ditentukan, oleh karenanya Kita hanya perlu melakukan riset untuk mencari data pendukung. 

Akan berbeda halnya jika digunakan untuk kepentingan tugas kuliah, biasanya topik belum ditentukan. Jadi, Perlu mencari data-data mengenai permasalahan, yang sekiranya bisa diangkat sebagai topik essay.

Setelah itu, topik yang sudah ditentukan harus diperinci agar lebih spesifik. 

Hal ini supaya isi pembahasan dalam essay bahasa inggris yang dibuat menjadi lebih terarah, tidak melebar atau terlalu panjang.

3. Membuat Judul

Topik yang telah dirinci dan spesifik kemudian dijadikan sebagai judul essay.

Misalnya data-data terkait kesehatan khususnya covid-19 dan dunia pendidikan di Indonesia, bisa diangkat menjadi sebuah Judul "Runtuhnya Harapan Generasi Emas Bangsa Indonesia Karena Virus Corona".

Judul tersebut bisa menjelaskan bagaimana tidak efektifnya proses belajar mengajar di era pandemi sekarang ini, yang pada akhirnya akan menurunkan kualitas dan daya saing siswa di Indonesia.

4. Menyusun Ide Pokok ke Dalam Struktur Essay

Setelah menentukan judul, akan memberikan sedikit gambaran bagaimana essay tersebut akan ditulis. Benar kan?

Langkah selanjutnya adalah menyusun ide pokok sesuai dengan strukturnya.

Secara umum stuktur essay terdiri dari 5 - 10 % bagian pengantar atau pengenalan mencakup definisi, pembatasan masalah dan tujuan pembuatan. Lalu 75 - 80 % isi pembahasan disertai argumentasi mencakup analisis/penalaran masalah, data dan teori pendukung, serta argumen pribadi menyikapi masalah. Serta 5 - 10% bagian penutup yang mencakup kesimpulan.

Cobalah untuk menentukan ide pokok yang akan dijabarkan pada setiap paragraf dengan mengacu pada struktur tersebut.

Apabila sudah menemukan seluruh ide pokoknya, lakukan evaluasi terlebih dahulu apakah outline ide tersebut sudah cukup baik, jika belum segera perbaiki. 

Kemudian susun kembali sesuai dengan urutannya.

5. Mulai Menulis

Jangan menunda dan segera tuliskan seluruh ide ke dalam essay.

Ada beberapa teknik dalam mengembangkan setiap paragraf dialam essay yaitu memakai cara paragraf induktif, deduktif, atau metode paragraf campuran.

Untuk penjelasan teknik tersebut kita bahas di artikel selanjutnya ya.

6. Baca Kembali dan Lakukan Perbaikan

Setelah semuanya dituliskan, dan kamu merasa sudah mencapai batasnya sehingga tidak menemukan kalimat lain, cobalah untuk mengambil waktu istirahat minimal 2 jam.

Hal ini bertujuan untuk sedikit merefresh pikiran sehingga diharapkan muncul ide-ide lain.

Kemudian bacalah kembali seluruh hasil tulisanmu dan evaluasi setiap kalimatnya. Usahakan setiap kalimat dan paragraf saling berkaitan.

Indikator sederhana untuk menilai apakah essaymu sudah cukup baik adalah essay tersebut terasa menarik, dan pembaca dapat terbawa untuk ikut merasakan isi dari pembahasan.

7. Gunakan Tools untuk Memperbaiki Tata Kalimat Bahasa Inggris

Kemampuan bahasa inggris setiap orang berbeda-beda, termasuk ketika mengaplikasikannya ke dalam essay.

Banyak susunan kalimat yang belum sesuai dengan ketentuan bahasa inggris yang baik dan benar. 

Jika memungkinkan, cobalah untuk meminta bantuan kepada orang yang memiliki kemampuan lebih baik untuk mengoreksinya. Namun jika tidak memungkinkan, bisa menggunakan bantuan tools ekstensi google chrome seperti grammarly.com, quillbot.com, atau google translate.

Nah, bagaimana sobat kuliahind, ternyata susah-susah gampang ya. Tapi tenang, untuk memberikan gambaran yang lebih jelas sudah saya sediakan beberapa contoh essay bahasa inggris.

Terdapat jenis contoh essay bahasa inggris untuk keperluan beasiswa.

Ohiya, Jika sobat membutuhkan contoh essay tersebut dalam bentuk file pdfnya sudah kami sediakan juga disini.

contoh-essay-bahasa-inggris
sumber : canva.com

Contoh Essay Bahasa Inggris

Essay 1

Judul :"I am the Superior Generation of the Pride of the Indonesian Nation"

I begin this essay by introducing myself. My name is Rahayu, born in “ac” on “ab” March 19ac. I am the "1" of the "3" siblings. I live with my parents, brother and a nephew. Currently I live in Semarang, where I study accounting at the University "xx"

My educational history started from "ad" kindergarten in 2004, continued at "qw" elementary school in 2005-2011, then continued at "kw" junior high school in 2011-2014, then continued at SMK "z" by majoring in accounting in in 2014-2017, and now I am a student in the Accounting study program, Faculty of Economics, University "aa".

My experience following extracurricular activities started from junior high school by actively participating in mathematics extracurricular and Youth Scientific Work extracurricular (KIR). When I was in Vocational High School, I was active in Mandarin extracurricular.

I also have quite a lot of experience participating in competitions. When I was in elementary school, in 2010 I took part in the Quiz Contest at the Regency level and got 2nd place. In the same year, I also participated in the Mathematics Olympiad. 

The experience continued when I was in junior high school, I participated in the Quiz Competition and the National Science Olympiad for Social Sciences, both of which were at the district level. Then when I was in Vocational High School, I won 1st place in the National Applied Science Olympiad for Non-Technology Subjects and represented District “xx” at the Central Java Province level by ranking 8 out of 35 participants.

For organizational experience, I started from SMK by becoming the Main Treasurer of the MPK (Class Representative Assembly) for one period and becoming a member of the MPK for the next period. I also used to be a mini bank manager when I was in high school. Currently, I am a member of “xx” in the PSDM (Human Resources Development) division and a member of the “xx” Student Organization.

As a student as well as the younger generation, of course I do not want to excel in the field of science, but also excel in morals or behavior. The Superior Generation for me is a generation that excels in science, then with that knowledge it brings benefits to others. In the process of Practicing knowledge to be useful for others must be accompanied by superior character or behavior. Since childhood, I was taught to be honest, caring, responsible, disciplined, and have a high tolerance attitude. 

For example in doing small things like I always do schoolwork and collect on time, always carry out class picket obligations, never be late for school, help friends by guiding them to study, and never cheat when doing questions or exams.

Since childhood I was also taught to be someone who is useful to others. This is an implication of the following activities that I have done:

  1. Become a tutor in a study group to prepare for the Accounting Vocational Competency Test. I did this activity for approximately 2 months before the Vocational Competency Test. From this activity I learned to be a patient and selfless human being in sharing knowledge. There is a sense of pride when the knowledge I have I can pass on to others.
  2. Become a teacher in the 2016 New Learner Orientation activity. This activity aims to introduce new students to accounting and other vocational subjects at a glance so that they can be motivated and have a target in learning. From this activity I learned that in the process of studying, one must have a target and to achieve that target must be based on a strong motivation so that there is no giving up in achieving it.
  3. Actively participate in community service in the neighborhood where I live and take part as a committee in several events such as halal bihalal Eid, the celebration of the feast of sacrifice, and the commemoration of independence day. From this activity I realized how important it is for humans to socialize with their environment, work together to achieve goals, and work hard to fulfill obligations with full responsibility.
  4. Participate in helping fundraising to help victims of natural disasters, for example when a flood occurred in “xx” District, “xx” District in 2016. From this activity I learned to raise awareness for others who are in need of assistance, cultivate an attitude of helping to help others. lighten the burden of others.
  5. Conducting social services in the form of free mass circumcision in 2017. This event aims to help children from underprivileged families in “xx” and surrounding areas to be circumcised without spending any money. Children who are willing to participate are also given compensation as a form of appreciation.

In addition to the activities above, there are many other activities that I have done together with friends from organizations and the community. The essence of the activities that I have carried out include helping to improve the welfare of the people and trying to educate the life of the Indonesian nation as the goal of the Indonesian state in the Preamble to the 1945 Constitution which reads “to protect the entire Indonesian nation and all of Indonesia's bloodshed; promote the general welfare; enrich the life of a nation; and participate in carrying out world order based on freedom, eternal peace and social justice”.

The activities that I have done are still too small for such a large Indonesian nation. The Indonesian nation is indeed a large nation with its cultural diversity. This diversity does not deserve to be disputed as a difference but deserves to be preserved with a high tolerance attitude as evidence of gratitude to God Almighty. 

Despite having different cultures and backgrounds, the Unitary State of the Republic of Indonesia is evidence of the struggle of the previous superior generation to achieve independence. The fighting spirit of the previous superior generations gave me great motivation. 

Now is the time for me as the next superior generation to continue their struggle by defending independence and contributing to advancing the Indonesian nation.

Armed with a never-ending determination to learn and hone my skills, I want to continue to benefit others. This can be done by applying the accounting knowledge I have learned in everyday life, for example educating the public about good financial management, growing people's willingness to save and invest as a provision for the future, and helping find solutions related to financing problems by considering available financing institutions. 

It can also be done by increasing my role in participating in social activities in the community such as community service and holding fundraising activities when someone needs help/compensation.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menulis

Menulis essay cenderung berbeda dibandingkan dengan menulis karya tulis ilmiah. Sebuah essay selayaknya dapat mengajak pembacanya untuk bisa memahami sebuah topik/permasalahan dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti.

Singkatnya pembaca bisa paham dengan penjelasan yang singkat, padat dan jelas.

Selain itu Essay mengandung kombinasi antara pengetahuan, data, imajinasi, serta opini yang dikemas dalam sebuah tulisan. Secara singkat, prosa merupakan karangan yang membahas suatu masalah secara sepintas dengan sudut pandang pribadi dari penulisnya.

Sobat Kuliahind, Demikian contoh essay bahasa inggris beserta tips cara menulisnya yang bisa saya tuliskan. 

Semoga contoh dan tips ini bisa membantu meningkatkan kemampuan menulis essay bahasa inggris secara terstruktur dan baik.

Teruslah berlatih karena kemampuan menulis essay tidak bisa didapatkan secara instan, melainkan harus dilatih terus menerus.

Semangatttt!!!

Fadlil F
Fadlil F Fadlil adalah mahasiswa Gizi di Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang memiliki ketertarikan pada menulis, gizi, olahraga, dan perkuliahan.

Post a Comment for "Contoh Essay Bahasa Inggris dan Tips Cara Menulisnya"